Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Lihut Binsar Panjaitan tak tahan lagi dengan pihak yang mencatutkan namanya terkait kisruh perpanjangan PT Freeport. Dia pun angkat bicara dan menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah setuju dengan perpanjangan perusahaan tambang di Papua itu.
Namun, kemarahan mantan Kepala Staf Kepresidenan tersebut, hanya ditanggapi Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dengan santai.
"Orang boleh marah, siapa saja boleh marah, bolehlah,"kata Fadli di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(12/12/2015).
Meskipun begitu, dia juga belum terlalu memahami kemarahan dari Luhut. Sebab, orang yang melakukan pencatutan nama Luhut masih belum terkuak.
Karena itu, Fadli menilai bahwa kemarahan Luhut tidak ditujukan kepada Ketua DPR, melainkan pada Menteri energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.
"Ya nantilah, kami harus lihat juga, apa yang dimaksud dari kemarahan atas pencatutan tersebut, bisa saja yang dimaksud itu adalah Sudirman Said," kata Fadli.
Menurut Fadli, hal yang disampaikan Sudirman Said seolah-olah berasal dari pernyataan Presiden. Tetapi, yang sebenanrnya, Presiden tidak pernah mengatakan hal tersebut.
"Pernyataan dia itu seolah-olah dia sudah melaporkannya ke Presiden, padahal nyatanya," tutup Fadli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat