Suara.com - Kementerian Perhubungan menilai sepeda motor maupun mobil pribadi yang dipakai untuk angkutan umum berbasis aplikasi internet tidak memenuhi ketentuan sehingga dilarang. Larangan tersebut tentu saja membuat para tukang ojek gelisah.
"Kita lagi gelisah jika ojek online tak beroperasi. Saya nggak setuju," ujar driver Gojek, Komeng, saat ditemui Suara.com, di Palmerah, Jakarta, Jumat (18/12/2015).
Menurut Komeng pelarangan ojek berbasis online hanya akan melahirkan banyak pengangguran lagi. Mengingat selama ini banyak orang tertolong karena bisa mencari uang lewat menjual jasa layanan ojek.
Pemerintah, kata Komeng, harusnya jangan asal melarang, tanpa solusi.
"Harusnya ada solusi, jangan asal diberhentikan ojek-ojek online ini, Kalau nggak ada ojek online, kita bisa jadi pengangguran lagi," katanya.
Hal senada diungkapkan driver Gojek Ahmad (29). Ojek online, katanya, sangat membantu masyarakat yang susah cari kerja kantoran.
"Ojek online ngebantu banget mbak, bagi saya yang pengangguran. Adanya ojek online saya bisa dapat pekerjaan," tutur Ahmad.
Ketika ditanya apakah CEO PT. Gojek Indonesia Nadiem Makarim sudah memberikan instruksi terkait pelarangan operasi Gojek, Ahmad mengatakan belum tahu.
"Kita Belum dapat informasi terkait itu, jadi kita tetap jalan terus dan berharap tidak berhentikan operasi ojek online," tuturnya.
Driver ojek online Grabbike, Agus (34), juga menolak. Dia berharap pemerintah berpikir ulang dengan mempertimbangkan bahwa kehadiran ojek berbasis online adalah kebutuhan masyarakat.
"Saya keberatan sekali jika ojek online dihapus. Kalau mau dihapus, pemerintah harus memberikan pekerjaan kepada para pengangguran," katanya.
Kendati ada larangan, menurut pengamatan Suara.com pagi ini, para tukang ojek berbasis online masih tetap beroperasi. Di Bekasi, mereka masih lalu lalang di jalan raya, begitu juga di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!