Suara.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyatakan mendukung penertiban yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap Metromini. Diketahui, sejumlah sopir Metromini belakangan menggelar aksi mogok di sejumlah wilayah Jakarta, sebagai bentuk protes karena banyaknya Metromini yang dikandangkan Pemprov DKI Jakarta.
"Organda selaras dengan penertiban yang dilakukan terhadap seluruh moda angkutan umum resmi oleh aparat penegak hukum. Dan untuk Metromini, kami serahkan ke Gubernur DKI Jakarta (Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok)," kata Ketua Umum DPP Organda, Adrianto Djokosoetono, dalam konferensi persnya di Wisma PMI, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015).
Di tempat yang sama, Ketua Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan menambahkan, Organda tidak hanya mendukung penertiban terhadap Metromini, tapi juga moda transportasi lainnya. Hal itu menurutnya adalah untuk memberikan pelayanan yang baik. Organda sendiri mendata bahwa 90 persen angkutan di Jakarta tidak layak, di mana total ada 31.600 pengusaha angkutan yang terdata di Jakarta.
"Kami mendukung itu, karena ini menyangkut pelayanan dan masalah nyawa manusia," tutur Shafruhan.
Khusus Metromini, Shafruhan menerangkan, saat ini memang sedang bermasalah, lantaran manajemennya tidak berjalan baik dan terbelah menjadi dua. Hal itu membuat banyaknya kurang perhatian yang dilakukan pihak manajemen. Buntutnya, pengelolaan dan pembinaan anak buahnya tidak menjadi baik, yang lantas membuat sopirnya ugal-ugalan saat bekerja.
"Manajemen Metromini tidak berjalan sebagai perusahaan. Mereka tidak memperhatikan dan melaksanakan pembinaan anggotanya, karena di internalnya ada beberapa kelompok. Jadi untuk itu, tidakan yang bisa dilakukan adalah dari penegak hukum," kata Shafruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum
-
Demokrat Tegaskan SBY Difitnah, Ancam Penjarakan Akun TikTok Penyebar Isu Ijazah Jokowi
-
Sabu 50 Kg Disamarkan Label Durian, Kurir Ditangkap sebelum Masuk Kampung Bahari