Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) terkait pengelolaan Metromini yang dilakukan satu perusahaan.
"Kita mendukung Gubernur agar Metromini dikelola satu perusahaan," kata Irjen Polisi Tito Karnavian di Jakarta, Senin.
Tito menuturkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat memberlakukan pengelolaan Metromini melalui Transjakarta atau perusahaan yang berbadan hukum.
Dia berpendapat pengelolaan Metromini yang di bawah perusahaan dapat memperketat kelayakan uji KIR sehingga meningkatkan keselamatan penumpang maupun masyarakat pengguna jalan lainnya.
Diakui pengelolaan Metromini yang dilakukan satu perusahaan itu akan meningkatkan kedisplinan pengemudi karena khawatir tidak mendapatkan pekerjaan.
Tito juga meminta pemilik Metromini perseorangan harus paham dan mengerti karena selama ini telah merugikan masyarakat karena ketidaklaikan kendaraan.
"Jika dikelola satu perusahaan maka ada standardisasinya," ujar jenderal polisi bintang dua itu.
Pengelolaan Metromini melalui satu perusahaan itu, diungkapkan Tito maka Pemprov DKI Jakarta akan mensubsidi pengemudi karena tidak mengejar setoran namun mendapatkan gaji berdasarkan rupiah per kilometer. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!