- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan polemik lahan RS Sumber Waras telah selesai saat kunjungan di Glodok pada 3 Maret 2026.
- Penyelesaian polemik ini didukung keputusan KPK yang tidak menemukan unsur perbuatan melawan hukum dalam proses transaksi lahan tersebut.
- Pemprov DKI berencana membangun rumah sakit internasional di lahan senilai Rp1,4 triliun tersebut, dengan target konstruksi mulai tahun 2026.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membawa kabar penting terkait status lahan Rumah Sakit Sumber Waras saat mengunjungi kawasan Glodok, Jakarta Barat.
Dalam kunjungannya pada Selasa (3/3/2026), Pramono menegaskan komitmennya untuk menuntaskan program-program para pemimpin Jakarta terdahulu.
Pramono menyatakan dirinya tetap berpegang teguh pada prinsip keberlanjutan pembangunan demi kepentingan warga Jakarta.
"Saya akan melanjutkan semua hal baik dari gubernur-gubernur sebelumnya," ujar politisi senior tersebut.
Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, yang turut hadir dalam agenda tersebut.
Dalam candanya, Pramono menitipkan pesan bernada serius kepada mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, melalui mantan istrinya terkait polemik Sumber Waras.
"Kebetulan ada Bu Vero, tolong disampaikan ke Pak Ahok, bu. Saya sudah selesaikan yang namanya Sumber Waras. Yang dulu jadi beban, alhamdulillah, sekarang Sumber Waras sudah selesai semuanya," celoteh mantan Sekretaris Kabinet itu, yang disambut tawa para pejabat lain yang hadir.
Lahan yang sempat menjadi polemik hukum dan politik berkepanjangan sejak 2014 tersebut kini dinyatakan telah mendapatkan titik terang dari sisi legalitas.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketahui telah menghentikan penyelidikan kasus ini karena tidak menemukan unsur perbuatan melawan hukum maupun niat jahat dalam proses transaksi.
Baca Juga: Di Depan Anies Baswedan, Pramono Anung Pastikan Jembatan Penghubung JIS-Ancol Diresmikan Mei
Secara ekonomi, nilai aset lahan tersebut kini telah melambung hingga mencapai Rp1,4 triliun, jauh melampaui harga pembelian pada masa kepemimpinan Ahok.
Setelah persoalan hukum resmi tuntas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap memulai babak baru dalam pemanfaatan lahan tersebut.
Pramono memaparkan rencana untuk menyulap lahan itu menjadi pusat layanan kesehatan bertaraf internasional dengan fasilitas medis mutakhir.
"Nanti siap untuk dibangun rumah sakit internasional, yang namanya nanti akan saya umumkan pada saatnya," kata dia.
Proyek strategis tersebut juga telah diusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional guna mempercepat proses pembangunan.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan konstruksi fisik dimulai pada 2026 dan rampung sepenuhnya pada 2028 mendatang.
Berita Terkait
-
Di Depan Anies Baswedan, Pramono Anung Pastikan Jembatan Penghubung JIS-Ancol Diresmikan Mei
-
Sediakan 6 Teleskop, Planetarium Jakarta Ajak Warga Amati Gerhana Bulan Total
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Terbukti Suap Hakim dan TPPU Kasus Ekspor CPO, Marcella Santoso Divonis 14 Tahun Penjara
-
Satu Lagi Lapangan Padel Bodong Disegel, Kini Giliran di Jakarta Selatan
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI