Presiden Joko Widodo, Selasa (22/12/2015) makan siang bersama dengan kalangan cendikiawan dan budayawan di Istana Negara.
Para cendikiawan dan budayawan yang hadir dalam makan siang dengan Presiden ini, di antaranya Radhar Panca Dahana, Franz Magnis-Suseno, Nungky Kusumastuti, Yongkie Suryoprayogo, Butet Kartaredjasa, Mohammad Sobary, Tamrin Amal Tomagola, Haidar Bagir, Tisna Sanjaya. Selain itu juga ada KH Mustofa Bisri, Sindhunata, Toety Heraty, Komarudin Hidayat, Made Winata, Syafii Maarif, Nyoman Nuarta dan Sys NS.
Kepala Staf Presiden Teten Masduki, saat membuka acara, mengatakan acara makan bersama bersama ini hanya ngobrol saja dan diharapkan ada masukan bagi pemerintah.
"Ngobrol-ngobrol, pesan-pesan apa dari budayawan," kata Teten di Istana Negara.
Dalam kesempatan ini, budayawan Franz Magnis-Suseno mengatakan pihaknya berharap setiap warga negara bisa beribadah dan tanpa rasa takut.
Beberapa hari terakhir ini, Presiden telah mengundang beberapa kalangan ke Istana untuk makan bersama. Rabu malam (16/12/2015) misalnya, Jokowi makan siang dengan para pelawak. Sedangkan sehari setelahnya, pada Kamis (17/12/2015) giliran para komunika yang diundang makan siang di Istana. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk