Suara.com - Pensiunan guru SMU 23 Grogol, Jakarta Barat, bernama Amir Hamzah, mengatakan Indonesia sebenarnya tidak memerlukan Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah, dan Kebudayaan.
"Dunia pendidikan itu sebenarnya nggak perlu menteri," kata Amir dalam acara diskusi publik yang diselenggarakan Indonesia Corruption Watch dengan tema Pengelolaan Guru: Sentralisasi atau Desentralisasi di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2015).
Dalam acara yang dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kebudayaan Anies Baswedan, Amir mengatakan sejatinya yang diperlukan dunia pendidikan Indonesia hanya keikhlasan dari seorang pengajar.
"Yang dibutuhkan di dunia pendidikan itu cuma dua yaitu keikhlasan guru mengajar dan murid yang mau belajar. Walaupun tidak punya meja kursi, dia tulis-tulis pelajaran di punggung temannya, jadi itu," kata dia.
Pernyataan Amir sempat membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Wali Kota Pontianak Sutarmidji, dan Gubernur Banten Rano Karno tercengang.
Amir juga menyindir tema diskusi yang digelar ICW kali ini yang menurutnya mustahil seorang guru memiliki peran penting dalam memberantas korupsi.
"Omong kosong guru faktor penting dalam pemberantasan korupsi. Bagaimana kita memang punya data," kata Amir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi