Suara.com - Institute for Transportation dan Development Policy (ITDP) telah memberikan penghargaan kepada PT Transportasi Jakarta. Penghargaan ini berupa kualitas infrastruktur dan operasional sistem bus rapid transit (BRT). Enam dari 12 koridor bus Transjakarta dinilai sudah memenuhi standar internasional.
Enam koridor yang mendapat penghargaan internasional adalah, koridor 1, 2, 3, 5, 6 dan 9 mendapat Award Bronze BRT (perunggu).
Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bukannya senang malah menduga ada permainan yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih dengan pihak ITDP. Sehingga enam koridor bisa diberikan penghargaan.
"Dapat perunggu, nggak tahu aku. Makanya gue lagi selidikin nih ada permainan apa lagi dirutnya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/12/2015).
Menurut Ahok pelayanan PT. Transpotasi Jakarta sampai saat ini belum maksimal. Salah satunya pengguna bus Transjakarta masih harus menunggu lama di koridor apabila ingin menaiki bus.
"Ya buat saya orang masih ngantrinya lama, sederhana kok, kenapa (dapat penghargaan)? Bagi saya bukan penghargaan yang penting, tapi berapa lama mereka nunggu bus," jelas Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini hanya menginginkan agar PT Transjakarta bisa menggandeng angkutan umum yang ada di Jakarta untuk bisa bergabung ke DKI dan dibayar rupiah per kilometer.
"(Yang saya mau) berapa lama Metromini yang tua-tua disingkirkan. Jadi target saya akhir tahun depan itu selesai semua. Karena udah masuk semua kan," jelas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan