Suara.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri peringatan haul keenam atas wafatnya mantan Presiden RI Abdurahman Wahid di Pesantren Tebuireng, Jombang, Provinsi Jawa Timur.
Menurut pantauan di Jombang pada Sabtu (26/12/2015) sore, Wapres JK tiba di Pesantren Tebuireng pada sekitar pukul 17.45 WIB.
Wapres yang mengenakan pakaian muslim berwarna putih disambut oleh Pemimpin Pondok Pesantren Tebuireng Solahuddin Wahid.
Dalam acara tersebut, Wapres telah shalat Maghrib dan Isya berjamaah dengan para santri dan undangan yang hadir.
Selain Solahudin Wahid, tokoh masyarakat yang akan mengisi acara haul tersebut antara lain Pemimpin Pondok Pesantren Tambak Beras Jamaluddin Ahmad dan Pemimpin Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Kabupaten Rembang Maimun Zubair.
Wapres juga akan memberikan sambutan dalam peringatan haul Abdurahman Wahid, yang dikenal dengan Gus Dur, yang dihadiri oleh sekitar 2 ribu undangan.
Selain menghadiri haul Gus Dur, Wapres pada Sabtu siang juga melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur antara lain meninjau PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kabupaten Tuban.
Kalla juga telah meninjau proyek lapangan Minyak dan Gas Banyu Urip Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro.
Menurut agenda Sekretariat Wapres, JK direncanakan kembali ke Jakarta pada sekitar pukul 21.00 WIB dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.
Presiden RI ke-4 Gus Dur wafat pada 30 Desember 2009 pada usia ke 69 di Jakarta. Dia lahir di Jombang, Jawa Timur pada 7 September 1940 sebagai anak pertama dari pasangan KH Wahid Hasyim dan Hj Sholehah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terkini
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?
-
Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman
-
Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang
-
Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya