Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Sabtu (26/12/2015) melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur, termasuk menghadiri peringatan wafatnya mantan Presiden RI Abdurahman Wahid di Jombang.
Menurut agenda Sekretariat Wapres yang diterima di Jombang pada Sabtu (26/12/2015), JK berangkat dari Jakarta menuju Surabaya pada sekitar pukul 09.00 WIB.
Setelah tiba di Bandara Juanda, Surabaya, pada sekitar pukul 10.30 WIB Wapres akan menumpang helikopter untuk mengunjungi PT Trans Pacific Petrochemical Indotama di Kabupaten Tuban.
Selain itu, JK juga akan meninjau proyek lapangan Minyak dan Gas Banyu Urip Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro.
Pada sekitar pukul 17.00 WIB, JK direncanakan tiba di Pesantren Tebu Ireng, Jombang dan solat berjamaah bersama santri di Masjid Tebu Ireng.
Dalam acara tersebut, Wapres akan didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengikuti prosesi haul Abdurahman Wahid atau yang akrab dikenal sebagai Gus Dur.
KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur adalah tokoh besar NU yang lahir Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940. Ia meninggal di Jakarta, 30 Desember 2009 pada umur 69 tahun. Bersama Amien Rais, Megawati Soekarnoputri, dan Sri Sultan Hamengkubowono IX, Gus Dur mencuat sebagai salah satu tokoh utama Reformasi 1998 yang mengakibatkan kejatuhan Presiden Seoharto. Gus Dur akhirnya diangkat menjadi Presiden Republik Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia menggantikan Presiden B.J. Habibie setelah dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil Pemilu 1999.
Sayangnya kekuasaan Gus Dur tak berlangsung lama akibat pergolakan politik nasional yang hebat di awal masa Reformasi. Pada Juli 2001, Gus Dur memberlakukan Dekrit Presiden yang membubarkan MPR/DPR. Sayangnya Dekrit ini gagal karena tak mendapat dukungan dari militer. Akhirnya pada 23 Juli 2011, MPR secara resmi memakzulkan Gus Dur dari jabatannya sebagai Presiden RI.
(Antara)
Berita Terkait
-
Gus Dur dalam Lensa Greg Barton: Potret Utuh Presiden Keempat Indonesia
-
Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget
-
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
-
Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan