Suara.com - Wacana reshuflle Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla semakin menguat di akhir tahun. Apalagi setelah Partai Amanat Nasional menyatakan bergabung dengan pemerintah.
Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais mengatakan partainya tidak mau turut campur mengenai reshuffle karena merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.
Kalau nanti dalam perombakan kabinet, ternyata PAN tidak mendapatkan jatah kursi, kata Hanafi, partainya tidak akan berubah haluan.
"Kita (mendukung pemerintah) tidak berdasarkan hitung-hitungan kursi atau deal yang lain sehingga apapun keputusan Presiden, mau reshuffle mau tidak reshuffle ke depan, komunikasi akan tetap berjalan baik. Sejak awal kita dukung tanpa ada deal apapun. Prinsip itu kita pegang," ujarnya.
Hanafi mengatakan selama ini yang berkomunikasi dengan Presiden Jokowi adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
"DPP PAN soal komunikasi reshuffle itu domain ketua umum. Kita sepakat, DPW-DWP menyerahkan domain ini ke ketua umum. Kita tunggu hasilnya komunikasinya," kata Hanafi.
Berita Terkait
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan