Suara.com - Partai Gerindra saat ini disebut sudah mempunyai 8 nama bakal calon penantang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 mendatang. Salah satu nama yang masuk daftar Gerindra adalah Saefullah, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. Bagaimana nama Saefullah bisa muncul?
"Itu muncul dari masyarakat saja. Kan ada (nama) dari dalam dan (yang) dari eksekutif. Muncul eksekutifnya dia," kata Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik, saat dihubungi, Rabu (30/12/2015).
Setelah muncul nama Saefullah dalam rapat 750 kader Gerindra untuk menjaring Calon Gubernur 2017 di GOR Senen, Jakarta Pusat, Minggu (27/12) lalu itu, menurut Taufik, maka pihaknya pun harus menyerap aspirasi kader beserta masyarakat.
Adapun diketahui, tujuh nama lainnya yang masuk dalam daftar adalah Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, anggota DPR RI Biem Benjamin, anggota DPRD DKI Mohamad Sanusi, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, serta Taufik sendiri.
"Saya harus serap itu. Kan nggak boleh saya abaikan. Nanti marah," ujarnya.
Wakil Ketua DPRD DKI ini juga menuturkan, ke-8 nama tersebut nantinya pada bulan Januari 2016, bakal diundang oleh Gerindra untuk menanyakan kesiapannya menjadi calon pemimpin di Ibu Kota.
"Kalau saya nggak munculkan, (nanti) masyarakat komplain. Kita kasih tahu, nih Anda terjaring, mau nggak? Kalau mau, lakukan kegiatan sosial di masyarakat," ungkap Taufik menambahkan.
"Mereka harus melakukan kegiatan di masyarakat. Nama-nama itu diundang semua. Saya kan nggak boleh menafikan suara masyarakat. Nanti saya disalahin. (Disampaikan) Nama Anda terjaring suara masyarakat. Kalau dia bilang nggak, ya nggak diteruskan," jelas Taufik.
Kedelapan nama tersebut, menurut Taufik lagi, apabila telah dites oleh Gerindra, juga langsung bakal diterjunkan ke masyarakat. Barulah selanjutnya dilakukan pertemuan lagi, untuk menyeleksi delapan nama menjadi tiga nama, untuk diserahkan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Mungkin sekitar Maret atau April, baru kita tanya lagi. Dari 8 itu kan pasti menciut. Kita buat 3 nama. Kayak yang jauh, Ridwan Kamil, kita kasih tahu," ujar Taufik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?