Suara.com - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengatakan Polda Metro Jaya harus mengantisipasi potensi kemacetan arus lalu lintas pada malam tahun baru 2016 dan arus balik libur panjang akhir tahun.
"Potensi kepadatan arus lalu lintas selama malam pergantian tahun dan mengantisipasi arus balik setelah libur panjang itu harus diperhatikan juga," kata Yuddy di lapangan parkir Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2015).
Tapi, Yuddy juga meminta polda-polda lain yang wilayahnya terlewati arus lalu lintas untuk saling bersinergi.
"Untuk mengantisipasi kemacetan, perlu kerja ekstra dari kepolisian dan sinergi dari Polda Banten, Polda Metro, Polda Jabar, bahkan sampai Polda Jawa Tengah," kata dia.
Yuddy mengingatkan juga bahwa tanggung jawab untuk mengatasi permasalahan kemacetan bukan cuma kepolisian, tetapi juga instansi pemerintah lainnya.
Terkait pengamanan pengamanan wilayah Jakarta, Yuddy mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya selama Operasi Cipta Kondisi dalam tiga hari terakhir jelang perayaan malam tahun baru 2016.
"Saya lihat saat ini Polda Metro Jaya memberikan kepastian rasa aman jelang malam tahun baru dengan meminimalisir potensi ancaman," kata Yuddy
Yuddy berharap polda-polda lain meniru kinerja Polda Metro Jaya.
Kinerja Polda Metro Jaya, menurut Yuddy, cukup berhasil memberikan rasa aman kepada warga.
Dari hasil Operasi Cipta Kondisi dalam tiga hari terakhir, polisi mengamankan pelaku kejahatan berikut barang bukti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?