Suara.com - Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal menahan 200 anak buah kapal (ABK) asing. Jumlah itu dari penenggelaman 10 kapal asing pencuri ikan di empat lokasi perairan nusantara.
"Ada 200 ABK sudah diamankan, yang dipenjara nahkoda sama fishing master," kata Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Satgas, Laksamana Madya TNI Widodo di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (31/12/2015).
Menurut Widodo ratusan ABK tersebut saat ini masih ditahan. Nantinya akan dipulangkan ke negara asalnya.
"ABK diungsingkan ke tempat penampungan sementara sampai bisa dipulangkan ke negaranya masing-masing," kata Widodo.
Lebih lanjut, Widodo mengatakan dalam proses penangkapan tersebut sempat terjadi kejar-kejaran antara kapal TNI AL dengan kapal asing pencuri ikan.
"Tidak ada perlawanan, tapi kucing-kucingan. Selalu mereka mencari peluang untuk menghidar dari pengejaran petugas," kata dia.
Sebelumnya, Satgas Illegal Fishing telah menenggelamkan 10 kapal asing pencuri ikan. Kesepuluh kapal tersebut ditenggelamkan di empat lokasi berbeda yakni satu kapal asal Malaysia di Belawan Medan, Sumatera Utara, satu kapal asal Malaysia di Tarempa, Batam, Kepulauan Riau, dua kapal asal Filipina di Tarakan, Kalimantan Utara, dan enam kapal asal Filipina di Tahuna Sulawesi Utara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah Tahun 2026? Cek Jadwal dan Penjelasannya
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM