Dandhy Dwi Laksono dan Ucok Suparta [Indonesiabiru]
Setelah genap setahun menelusuri pelosok Tanah Air, akhirnya dua jurnalis Watchdoc Documentary Maker, Dandhy Dwi Laksono dan Ucok Suparta, hari ini, Kamis (31/12/2015), kembali ke Jakarta.
Mereka menjelajahi daerah-daerah terpencil dengan menggunakan sepeda motor bebek bekas 250 cc keluaran tahun 2003 dan 2005.
Mereka merekam berbagai kearifan lokal yang mewujud dalam bangunan ekonomi, hubungan sosial, dan karakter budaya.
Dandhy sebagai jurnalis video dan Ucok jurnalis foto menempuh perjalanan Ekspedisi Indonesia Biru hampir 20 ribu kilometer. Mereka menyusuri wilayah Indonesia dengan jalur melingkar dari wilayah Indonesia timur ke Indonesia tengah dan barat.
Mereka menjelajahi daerah-daerah terpencil dengan menggunakan sepeda motor bebek bekas 250 cc keluaran tahun 2003 dan 2005.
Mereka merekam berbagai kearifan lokal yang mewujud dalam bangunan ekonomi, hubungan sosial, dan karakter budaya.
Dandhy sebagai jurnalis video dan Ucok jurnalis foto menempuh perjalanan Ekspedisi Indonesia Biru hampir 20 ribu kilometer. Mereka menyusuri wilayah Indonesia dengan jalur melingkar dari wilayah Indonesia timur ke Indonesia tengah dan barat.
Mereka tiba kembali di kantor Watchdoc, Komplek Tugu Pratama Blok A 3-4, Jalan Cempaka Baru, Jati Cempaka, Pondok Gede, disambut rekan-rekannya dari berbagai komunitas. Terlihat sambutan hangat dari ibu dan istri Dandhy di sana.
"Selama satu tahun perjalanan ini banyak pengalaman yang kami dapat. Namun mungkin hanya secuil yang dapat kami capai. Banyak bagian lain yang tidak cukup waktu untuk kami sentuh," kata Ucok.
Dandhy menambahkan sebelum kembali ke Jakarta,daerah terakhir yang mereka kunjungi adalah Badui Dalam, Banten.
"Saya mulai 1 Januari 2015 perjalanan dan diawali dari Badui Dalam, dan baliknya saya juga mampir ke sana. Dari sana saya bawa madu hutan," ujarnya.
Momentum kembali dari perjalanan, Dandhy meluncurkan web Indonesiabiru.com. Situs ini berisi dokumentasi dan berita tentang situasi pelosok negeri yang telah jelajahi.
"Berikutnya ada 12 tera hardisk berisi video dan foto yang nanti akan saya kerjakan. Mudah-mudahan nanti bisa jadi pengetahuan bersama untuk masyarakat," kata dia.
"Selama satu tahun perjalanan ini banyak pengalaman yang kami dapat. Namun mungkin hanya secuil yang dapat kami capai. Banyak bagian lain yang tidak cukup waktu untuk kami sentuh," kata Ucok.
Dandhy menambahkan sebelum kembali ke Jakarta,daerah terakhir yang mereka kunjungi adalah Badui Dalam, Banten.
"Saya mulai 1 Januari 2015 perjalanan dan diawali dari Badui Dalam, dan baliknya saya juga mampir ke sana. Dari sana saya bawa madu hutan," ujarnya.
Momentum kembali dari perjalanan, Dandhy meluncurkan web Indonesiabiru.com. Situs ini berisi dokumentasi dan berita tentang situasi pelosok negeri yang telah jelajahi.
"Berikutnya ada 12 tera hardisk berisi video dan foto yang nanti akan saya kerjakan. Mudah-mudahan nanti bisa jadi pengetahuan bersama untuk masyarakat," kata dia.
Komentar
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi
-
Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini
-
Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir
-
Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme
-
Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah
-
Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter
-
Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak
-
Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total
-
Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu