Suara.com - Otoritas Jerman mendadak menutup dua stasiun kereta api di Munich setelah menerima informasi intelijen. Informasinya, akan ada serangan bom bunuh diri di ISIS di sana.
Ancaman itu diungkapkan 1 jam sebelum malam pergantin tahun, Kamis (31/12/2015) sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Pasukan pun dikerahkan untuk mengantisipasti. Namun stasiun dibuka kembali setelah ancaman bom tidak terbukti.
Eropa memang tengah dilanda ketakutan pascaserangan bom si Paris November lalu yang menewaskan 130 orang. Makanya, Jerman sudah jauh-jauh hari menaikan status daerahnya menjadi keamanan tingkat tinggi.
Reuters melansir, Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengatakan ada 5-7 pelaku bom yang akan meledakan bom. Itu berdasarkan informasi dinas intelijen.
"Kantor Polisi Federal memberitahu polisi Bavaria pada malam tahun baru. Ada informasi dari badan intelijen jika ISIS merencanakan serangan bom," kata Herrmann Jumat pagi waktu Jerman atau Jumat siang waktu Indonesia.
Kekhawatiran keamanan di Eropa meningkat dua hari lalu setelah Belgia memutuskan membatalkan perayaan Tahun Baru di Brussels. Polisi Belgia mengatakan ada 3 orang yang ditahan, Kamis kemarin. Ini terkait ancaman teror. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk