Suara.com - Mencegah kasus pencurian barang di bagasi penumpang pesawat oleh porter terulang lagi, pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT. Angkasa Pura II, menambah banyak CCTV. Maskapai-maskapai penerbangan juga diminta menambah kamera pengawas di titik-titik vital.
"Kami akan menambah 30 persen CCTV di semua wilayah bandara, termasuk di-blank spot yang menjadi area maskapai," kata Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi, di kantornya, Cengkareng, Banten, Rabu (6/1/2016).
Hal itu tak hanya berlaku bagi maskapai Lion Air yang baru-baru ini porter dan petugas keamanan mereka tertangkap terlibat pencurian barang di bagasi penumpang pesawat. Budi mengatakan semua maskapai sudah menyanggupi untuk menambah unit CCTV di blank spot.
"Maskapai sudah sanggup untuk menambah CCTV," ujarnya.
Selain menambah CCTV, Angkasa Pura II juga menambah peralatan untuk mendukung pengamanan bandara, termasuk jalur masuk yang dibuat satu pintu.
"Kami menambah peralatan untuk pengamanan, yaitu CCTV dan lainnya. Termasuk kami juga menambah sekuriti," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta membekuk empat tersangka pencuri barang milik penumpang pesawat dengan modus merusak dan membuka bagasi.
"Pelaku menjalankan modus dodos atau membuka tas dan mengambil barang milik penumpang di kompartemen atau lambung pesawat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, M. Iqbal, Senin (4/1/2016).
Keempat tersangka tak lain petugas dari Lion Air sendiri. Mereka berinisial S (22) dan M (29), serta petugas keamanan Lion Air A (28) dan H (29).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta
-
Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel
-
Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri
-
3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus
-
Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'