Suara.com - Pompa BBM Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum Hasanudin di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (7/1/2016) pagi meledak. Ini mengakibatkan enam orang terluka.
"Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab meledaknya pompa BBM di SPBU tersebut," kata Kapolsek Pontianak Barat AKP Joko Sulistyono.
Kepolisian sudah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara. Semua korban sudah dirawat di Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak.
Kejadian meledaknya SPBU Hasanudin tersebut sekitar pukul 06.45 WIB. Ledakan itu menyebabkan petugas dan konsumen di SPBU tersebut mengalami luka-luka.
Ian salah seorang warga sekitar SPBU Hasanudin mengaku, kaget mendengar ledakan yang cukup kuat dari SPBU tersebut. "Saya terkejut, mendengar bunyi ledakan yang cukup keras tersebut," ungkap Ian, warga Gang Bunut tersebut.
Anton salah seorang warga yang sedang mengantre premium melihat, ada percikan api di bagian depan SPBU, kemudian disusul ledakan yang kuat.
"Saat itu, saya sedang antre di urutan kedua, di depan saya ada seorang ibu terpental setelah ledakan ledakan tersebut. Saya refleks berlindung di balik motor," ujarnya.
Akibat kejadian itu, kendaraan Anton mengalami kerusakan yang cukup parah. Tetapi dia tidak terluka. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat