Suara.com - Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Timur memenangkan gugatan mantan Kepala SMAN 3 Setiabudi Retno Listyarti. Retno menggugat Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman karena telah mencopotnya.
Meski menang di pengadilan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan tidak akan mengembalikan jabatan kepala SMAN 3 Setiabudi kepada Retno, walaupun hakim meminta dinas pendidikan mengembalikannya.
"Nggak (jadi kepala sekolah) lagi dong. Kepala sekolah itu kan bukan jabatan. Itu tugas tambahan," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (8/1/2016).
Apalagi, kata Ahok, Arie Budhiman sebagai tergugat sekarang sudah tak lagi menjabat Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta karena dimutasi jadi Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pembangunan Karakter.
"Yang menentukan jabatan kan kami yang menentukan. Kepala sekolah itu beda dengan kepala dinas. Kepala sekolah itu bukan jabatan. Itu tugas tambahan seorang guru. Itu beda," kata Ahok.
Saat ini, kepala SMAN 3 sudah diisi oleh orang lain.
Sebelumnya, salah satu pengacara Retno dari LBH Jakarta, Muhammad Isnur, mengatakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta harus menjalankan putusan pengadilan yang meminta jabatan kepala SMAN 3 dikembalikan kepada Retno.
Menurut Isnur putusan hakim membuktikan tindakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencopot jabatan Retno tersebut sewenang-wenang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi