Suara.com - Sebanyak 3 orang luka parah setelah mobil yang mereka tumpangi terjun bebas ke jurang di Desa Sawang Teubee, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.
Saiful, salah seorang saksi mata mengatakan akibat kejadiaan tersebut beruntung empat orang di dalam mobil tersebut hanya mengalami luka-luka. Tiga orang di antaranya terpaksa dilarikan ke rumah sakit umum Cut Nyak Dhien Meulaboh.
"Mobil itu tiba-tiba saja terjun bebas ke dalam jurang disamping kepala jembatan, awalnya mobil dari arah Kecamatan Pante Cereumen menuju Kaway XVI, tiga orang luka-luka dan satu orang tidak apa-apa," katanya di lokasi kejadian, Jumat (8/1/2016).
Mobil itu tiba-tiba mengarah dan jatuh ke dasar jurang tebing jembatan yang masih dalam perbaikan. Karena sebagian badan jalan sudah hancur karena longsor diterjang banjir beberapa waktu lalu.
Saat kejadian tersebut diperkirakan pukul 15.00 WIB, saat didatangi warga sampai ke mobil yang terjungkal balik sedalam kurang lebih 20 meter, tiga orang sudah terkulai mengalami luka parah akibat benturan mobil saat jatuh sementara satu orang tidak mengalami luka.
Sementara itu Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas AKP Faisal menjelaskan, bahwa lakalantas tersebut merupakan kecelakaan tunggal akibat rem pada mobil diduga tidak berfungsi (blong).
"Kejadian itu lakalantas tunggal, sampai sejauh ini belum ada laporan ada penumpang atau sopir yang meningal dunia, cuma dua orang sudah kami dapat laporan mengalami luka-luka dan selamat dibawa ke rumah sakit,"katanya.
Aparat kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan terkait kecelakaan tungal tersebut, keterangan yang dihimpun dari korban yang di rawat kemudian akhirnya diizinkan pulang oleh pihak medis setelah ditangani.
Di lokasi kejadian tersebut dalam hitungan menit, dikrumuni warga setempat dan pengendara yang melintasi jalan penghubung Kecamatan Kaway XVI dan Pante Ceureumen tersebut padat, sehingga terjadi kemacetan sesaat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT