Telah terjadi kemacetan yang sangat panjang mulai dari Kalibata yang menuju ke arah Pasar Minggu. Dari arah sebaliknya pun juga terjadi kemacetan panjang.
Kemacetan terjadi karena tingginya volume kendaraan yang melewati di jalan tersebut, sehingga para penggendara roda dua dari arah Kalibata yang ingin menuju arah Pasar Minggu melawan arah dan justru menyebebakan kemacetan yang terjadi dari arah Pasar Minggu menuju Kalibata.
Namun, saat para penggendara roda dua yang melawan arah dari arah Kalibata ingin menuju Pasar Minggu, harus terpaksa berputar arah kembali. Karena saat di depan pintu masuk Komplek Badan Intelejen Negara (BIN) sudah ada petugas Polisi dan juga mobil sedan yang berplat TNI AL yang berjaga agar tidak adanya kendaraan yang melawan arus.
"Yang punya otak tolong muter balik," kata salah seorang pengendara yang membantu petugas di depan komplek BIN, Jakarta Selatan, Senin (11/1/2016).
Menurut pengamatan Suara.com, saat pengendara roda dua yang melawan arah disuruh untuk memutar balikkan motornya. Namun, bukan malah memutar balikkan kendaraannya, justru salah satu pengendara mengangkat motornya untuk menyebrangi trotoar karena agar tidak berputar balik lagi.
Dihimbau untuk para pengendara roda dua maupun roda empat, untuk saat ini agar menghindari jalan tersebut, karena sampai saat berita ini diturunkan, kemacetan panjang masih terjadi di jalan tersebut.
(Nur Habibie)
Berita Terkait
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'
-
Jejak Intelijen dan Napas Pancasila: Belajar Keteguhan dari Seorang Asad Said Ali
-
Sinopsis Made in Korea Season 2: Kembalinya Hyun Bin, Jung Woo Sung, dan Woo Do Hwan
-
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu