Suara.com - Foto Toriq (12), murid kelas IV SD Negeri Ciganjur 01, Jakarta Selatan, korban penganiayaan yang dilakukan oknum menyebar luas di media sosial.
Foto-foto tersebut kemudian sampai ke tangan para wartawan.
Ada tiga gambar yang diterima Suara.com. Salah satu gambar menunjukkan punggung Toriq yang penuh luka baret. Sebagian besar punggung bocah tersebut sekarang berwarna merah, beberapa bagian memar dan menghitam.
Foto kedua dan ketiga memperlihatkan bibir Toriq jontor. Salah satu sisi ujung bibir terlihat darah mengering. Toriq terlihat tak berdaya.
Toriq menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oknum. Saat ini, dia dirawat di Rumah Sakit Prikasih, Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Kepala SD Negeri 01 Ciganjur, Widiastuti Irene, mengonfirmasi informasi tersebut.
Menurut Widiastusi penganiayaan itu terjadi pada Minggu (10/1/2016) sekitar jam 15.00 WIB. Tak hanya dipukul, Toriq juga ditelanjangi, bahkan kabarnya diseret-seret.
Kasus penganiayaan tersebut baru ketahuan pihak sekolah pada hari ini. Awalnya guru mencari tahu Toriq karena kemarin, Senin (11/1/2016), dia tidak masuk sekolah.
"Hari Senin kemarin anak ini tidak sekolah. Kan gurunya bertanya-tanya kenapa ini," kata Widiastuti kepada Suara.com.
Sampai saat ini motif penganiayaan terhadap Toriq belum diketahui secara pasti. Widiastuti belum berani mengatakannya dan menyarankan wartawan menghubungi keluarganya yang sekarang berada di rumah sakit.
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD