Suara.com - Tim Satria Muda Pertamina (SMP) Jakarta berhasil menundukkan NSH Jakarta dalam pertandingan lanjutan hari ke empat seri I kompetisi reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2016.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Hall A Basket Senayan, Jakarta, Selasa, SMP mengungguli NSH dengan perolehan poin 53-44. Keunggulan SMP juga sudah terlihat sejak awal pertandingan dimulai.
Setelah "tip off" SMP langsung menorehkan nilai dan unggul atas NSH dengan poin 9-5, akan tetapi NSH sempat menyusul untuk membalikan posisi poin menjadi 11-9. Masuknya bench dari SMP yaitu Riza Raharjo dan Sandy Azis juga menambah kekuatan tim asuhan pelatih Cokorda Raka Satrya Wibawa tersebut.
Kedua pemain tersebut langsung sukses menambah poin melalui "three point shoot", hingga akhir kuarter pertama SMP berhasil memimpin dengan perolehan poin 17-10.
Pada kuarter kedua NSH mengubah pola permainan menjadi "zone defense", sedangkan Andi Amir yang baru masuk langsung menggebrak dengan mencetak empat poin. Pada akhir kuarter kedua, NSH berhasil menipiskan perolehan poin dengan SMP menjadi 22-25.
Lepas turun minum, hanya dalam waktu dua setengah menit SMP bisa mencetak sembilan angka beruntun. Pertahanan ketat yang diperagakan oleh SMP dengan menghadang setiap "drive to the basket" mampu dijalankan dengan cukup baik.
NSH hanya mampu mencetak empat angka pada kuarter ini, sementara SMP mampu menambah 18 points. SMP melebarkan keunggulan menjadi 43-26 saat 'buzzer' berbunyi.
NSH mencoba mengejar pada kuarter terakhir melalui transisi dari hasil pertahanan agresif mereka. Sebanyak 14 points berhasil diciptakan oleh tim asuhan pelatih Mayckel Feerdinandus itu pada kuarter ini. Namun, hal itu belum cukup membantu karena SMP tetap mampu menjaga keunggulan 53-44 pada akhir pertandingan.
Selanjutnya, SMP akan berjumpa Satya Wacana Salatiga pada pertandingan hari Kamis (14/1/2016), sementara NSH akan bertemu JNE Bandung Utama pada hari Rabu (13/1/2016). (Antara)
Berita Terkait
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung
-
Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Dadan Cs Jadi Tersangka, Prabowo Semprot Mitra MBG: Yang Brengsek, Kembali ke Jalan yang Benar!
-
Bukti Sudah Cukup! KPK Jerat Wamen Silmy Karim Pakai Pasal Pemerasan dan Gratifikasi
-
Nasib Silmy Karim di Ujung Tanduk! Prabowo Siapkan Pengganti Usai Wamen Imipas Tersangka Korupsi
-
Prabowo Sudah Sering Ingatkan! Istana Prihatin Pejabat Kabinet Terseret Korupsi Dua Hari Beruntun
-
Terbangun karena Hawa Panas! Warga Berhasil Menyelamatkan Diri Saat 30 Rumah di Johar Baru Terbakar
-
Korupsi Massal! Selain Wamen Silmy Karim, KPK Tahan Plt Dirjen Imigrasi hingga Pejabat Kanwil Jabar
-
Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan