Suara.com - Seorang anggota pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat Navy SEAL yang terlibat dalam penyergapan dan pembunuhan Osama bin Laden, dituduh menyimpan sebuah foto jenazah sang pemimpin kelompok Al Qaeda tersebut. Anggota Navy SEAL itu disinyalir memanfaatkan operasi penyergapan Osama untuk kepentingan bisnis.
Saat ini, seperti dikutip dari Newsy, kasus yang diduga melibatkan anggota Navy SEAL, Matthew Bissonnette, saat ini masih diselidiki. Lansiran The Intercept, Matthew juga dituduh mendulang keuntungan dari operasi tersebut.
Kabar ini muncul setelah ada dugaan bahwa Matthew menyerahkan hard drive (perangkat penyimpanan data) yang berisi foto jenazah Osama di dalamnya kepada pihak ketiga. Pada tahun 2012, setahun setelah Gedung Putih menegaskan tidak akan merilis foto-foto mayat Osama, Matthew menulis sebuah buku yang menceritakan pengalamannya dalam operasi pembunuhan Osama di Pakistan.
Kemunculan buku tersebut pun berbuntut panjang. Pasalnya, isi buku tersebut dinilai membahayakan keamanan nasional Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
Jejak Navy SEAL Team Six Pasukan Pemburu Osama Bin Laden Evakuasi Pilot Amerika Yang Ditembak Iran
-
Jadi Bintang Utama, Alan Ritchson Mainkan Film Terbaru tentang Navy SEAL
-
American Manhunt: Osama bin Laden, Dokumenter Sejarah yang Terlalu Netral?
-
Sosok Osama bin Laden, Gembong Teroris yang Viral Lagi Karena Tulis Surat untuk AS
-
Profil Osama bin Laden: Suratnya untuk AS Kembali Viral, Bawa-bawa Israel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan