Suara.com - Kementerian Perhubungan kini telah menyerahkan 1.240 bus ke pemerintah daerah dan 2 BUMN yang menangani bidang transpotasi. Kedua BUMN itu yakni Perum Damri dan Perum PPD.
"Pada tahun 2015 Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub telah selesai membangun sebanyak 1.240 unit bus yang dikerjakan oleh 7 perusahaan karoseri," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugiharjo, di Kantor Kemenhub, Kamis (21/1/2016).
Sugiharjo menjelaskan jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Strategis (Rebstra) Kemenhub 2015-2019 untuk tahun 2015 sebanyak 1.190 bus.
"Dari total 1.240 unit bus tersebut, sebanyak 1.050 unit dimanfaatkan untuk Bus Rapid Transit (BRT), 15 unit untuk bus pemandu Moda. 50 unit untuk bus angkutan perkotaan dan 125 unit bus angkutan perintis," jelasnya.
Bus-bus ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Sekjen Kemenhub kepada para perwakilan dari sembilan Pemerintah Daerah, Perum Damri dan Perum PPD di Kantor kementerian perhubungan.
Selain itu, Kemenhub juga menargetkan hingga tahun 2019 nanti dapat mengadakan sebanyak 4.150 bus yang terdiri dari 3.170 bus BRT, 290 bus angkutan perkotaan, 95 bus pemadu moda dan 595 bus perintis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan