Suara.com - Tim Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengamankan gulungan dinamo dan rangkaian amplifier yang awalnya diduga bom rakitan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Hasil pemeriksaan Gegana Polda Metro Jaya yang diduga bom rakitan adalah rangkaian amplifier," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal, di Jakarta, Minggu (24/1/2016).
Ia menjelaskan awalnya warga mencurigai penemuan sebuah rangkaian kabel diduga bom yang berada di gerobak koran milik Yati di Jalan Damai II RT02/02 Cipete Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIB.
Iqbal mengungkapkan saksi pertama kali menemukan yakni Wahyu Triwidodo (31) yang awalnya melihat dua orang naik dua sepeda motor jenis matik.
Pengendara sepeda motor itu menyimpan barang di tempat jualan koran, kemudian saksi Wahyu menegur pelaku "Mas naro (simpan) apa?".
Iqbal menyebutkan saksi sempat mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Jalan H Jian, namun tidak terkejar.
"Setelah dikejar tidak berhasil, saksi kembali ke lokasi kejadian melihat rangkaian kabel," ungkapnya.
Selanjutnya, tim Gegana Polda Metro Jaya berjumlah 10 personel pimpinan Ipda Agung DC mensterilkan tempat kejadian perkara.
Hasil pemeriksaan menunjukkan benda mencurigakan itu berupa rangkaian amplifier dan gulungan dinamo yang diamankan ke Markas Gegana Brimob Polda Metro Jaya, sedangkan kasus tersebut ditangani Polsek Metro Kebayoran Baru. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat