Ade Komaruddin dilantik jadi ketua DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua DPR Ade Komaruddin meminta pemerintah dan KPK duduk bersama untuk membicarakan revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK agar tidak terjadi kegaduhan lagi.
"Kalau mau ada tambahan, perubahan, silakan. Tapi kita tunggu komitmen ke dua belah pihak, antara eksekutif dan mereka. DPR hanya menerima saja. Jadi itu menunggu dari pemerintah dengan KPK, jangan sepihak, nanti gaduh," kata Ade di DPR, Kamis (28/1/2016).
Seperti diketahui, KPK menolak jika revisi UU KPK meliputi pembentukan lembaga pengawas kinerja KPK, SP3, pembatasan usia KPK, kewajiban izin penyadapan, kewenangan SP3, hingga kewenangan penuntutan.
Ade ingin agar apa yang sudah diajukan dalam revisi UU KPK tidak berubah lagi.
"Saya pesan yang diajukan revisi itu tidak boleh dikurangi dan dilebihi," ujar Ade.
"Kalau mau ada tambahan, perubahan, silakan. Tapi kita tunggu komitmen ke dua belah pihak, antara eksekutif dan mereka. DPR hanya menerima saja. Jadi itu menunggu dari pemerintah dengan KPK, jangan sepihak, nanti gaduh," kata Ade di DPR, Kamis (28/1/2016).
Seperti diketahui, KPK menolak jika revisi UU KPK meliputi pembentukan lembaga pengawas kinerja KPK, SP3, pembatasan usia KPK, kewajiban izin penyadapan, kewenangan SP3, hingga kewenangan penuntutan.
Ade ingin agar apa yang sudah diajukan dalam revisi UU KPK tidak berubah lagi.
"Saya pesan yang diajukan revisi itu tidak boleh dikurangi dan dilebihi," ujar Ade.
Tag
Komentar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat