Suara.com - Kevin Magnussen dipastikan akan kembali ke arena jet darat Formula 1 setelah musim lalu hanya jadi pembalap ketiga di tim McLaren Honda. Pembalap asal Denmark ini akan turun bersama tim Renault di gelaran F1 2016.
Kembalinya Magnussen tak lepas dari mundurnya Pastor Maldonado dari tim asal Prancis itu. Rencananya perkenalan Magnussen akan dilakukan berbarengan dengan peluncuran mobil Renault untuk F1 2016 di Guyancourt, Prancis, Rabu (3/2/2015).
Dalam gelaran F1 2016 nanti Magnussen akan berduet dengan pembalap asal Inggris, Jolyon Palmer. Musim lalu, Palmer hanyalah pembalao ketiga, kalah bersaing dengan Maldonado dan Romain Grosjean.
Magnussen sendiri pertama kali turun di F1, yakni di musim 2014. Ketika itu, dia membela tim McLaren-Mercedes, berduet dengan Jenson Button. Di musim 2014, Magnussen hanya bertengger di peringkat ke-11.
Magnussen sempat hendak tampil di seri pertama F1 2015 di GP Australia. Ketika itu, dia menggantikan Fernando Alonso yang masih pemulihan cedera.
Sayang, impiannya turun di GP Australia kandas setelah mobil McLaren-Honda MP4-30 yang dikendarainya mengalami kerusakan mesin.
Sementara itu, Maldonado berharap bisa kembali turun di F1 di gelaran 2017 nanti. Harapan itu sebagaimana disampaikan manajernya, Nicolas Todt.
"Saya tidak melihat ada kesempatan yang konkret (bagi Pastor) untuk turun di F1 tahun ini," ujar Todt kepada Reuters. "Kami akan berusaha kembali ke balapan ini pada 2017 nanti." (Reuters/NDTV)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara