Suara.com - Selama berlangsung rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin (27) di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, Minggu (7/2/2016), petugas keamanan gedung melarang para pengunjung pusat perbelanjaan melewati pintu Arjuna Lobby, West Mall. Pengunjung diminta lewat pintu lain.
"Saya sih ikutin perintah saja pak, dari polda belum dapat izin, masih rekonstruksi," kata salah seorang petugas keamanan.
Sebagian pengunjung sempat bertanya-tanya mengapa dilarang masuk mal melalui Arjuna Lobby. Mereka sempat bingung dengan perubahan ini.
"Ada apa ya pak?" kata seorang pengunjung.
Petugas yang mengenakan pakaian safari berwarna abu-abu hanya mengatakan untuk sementara pintu masuk dialihkan ke East Mall, yaitu Rama Lobby atau yang terletak di seberang Arjuna Lobby.
"Lewat lantai satu aja pak, dialihkan ke East Mall," kata petugas.
"Udah-udahan, kita lewat pintu lain aja pak," kata pengunjung.
Sampai berita ini diturunkan, rekonstruksi masih berlangsung.
Proses rekonstruksi kasus pembunuhan Mirna dilakukan dalam dua versi. Rekonstruksi pertama berdasarkan keterangan Jessica dan yang kedua merupakan versi penyidik Polda Metro Jaya.
Dalam versi pertama, tersangka Jessica Kumala Wongso (27) memperagakan 56 adegan. Sedangkan versi kedua, diperagakan sebanyak 65 adegan. Karena Jessica menolak ikut rekonstruksi versi kedua, posisinya diperagakan orang lain.
Berita Terkait
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
-
Pernah Diisukan Penyuka Sejenis, Jessica Wongso Ngaku Banyak Cowok Mendekatinya Usai Bebas
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?