Suara.com - Bandara Internasional Hang Nadim Batam tutup sejak Minggu sore setelah alat navigasi pada menara kontrol rusak, akibatnya sejumlah penerebangan dibatalkan.
"Kata petugas alat navigasi rusak. Jadi, bandara tutup," kata seorang penumpang tujuan Palembang, Merry saat ditemui di Hang Nadim Minggu Malam.
Ia mengatakan, sudah menunggu beberapa jam baru diberitahu kalau ada kerusakan pada navigasi sehingga semua penerbangan dibatalkan.
"Saya dari Pontianak mau ke Palembang, tapi ternyata nggak bisa terbang lagi karena ada kerusakan," kata dia.
Yang transit, kata dia, diberikan penginapan oleh maskapai dan akan diterbangkan Senin pagi.
"Kami diinapkan. Yang nggak transit juga akan diterbangkan besok," kata penumpang lain.
Saat ini seorang penumpang wanita masih marah-marah di depan loket pelayanan Lion Group. Dia merasa tidak dihargai.
Dari monitor jadwal penerebangan Hang Nadim Batam, maskapai yang dibatalkan adalah Citilink Batam-Jakarta yang seharusnya terbang pukul 18.10 WIB, selanjutnta Nam Air Batam-Jambi yang seharusnya terbang pukul 18.45 WIB.
Selanjutnya penerbangan Batam-Pangkal Pinang dari Lion Air yang seharusnya pukul 16.35 WIB juga belum diterbangkan. Demikian juga Lion Air Batam-Jambi pukul 18.45 WIB juga belum diterbangkan.
Manajemen Hang Nadim Batam belum memberikan keterangan resmi terkait penutupan bandara akibat kerusakan navigasi menara kontrol tersebut.
Sementara itu, sejumlah calon penumpang khususnya yang transit nampak tengah berada di loket maskapai Lion Air dan Citilink untuk meminta haknya.
Kondisi di depan pintu keberangkatan Hang Nadim saat ini ramai calon penumpang. Sementara puluhan taksi menunggu untuk mengangkut penumpang yang tidak bisa terbang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir