Suara.com - Misteri penemuan jasad Deddy di pinggir kali Jalan Inspeksi Cakung Grand, Jakarta Timur, Sabtu (6/2/2016) dini hari lalu, akhirnya terungkap. Ternyata, dia korban kejahatan yang dilakukan Paulus Santoso (28), Andi Cahyoni (28), dan Aga Esanda (23).
Ketiga pelaku, berhasil dilumpuhkan anggota Kepolisian Resor Jakarta Timur.
"Paulus dan Andi ditangkap di Karanganyar, Solo. Sehari kemudian Aga Esanda (23) ditangkap di Sragen dengan barang bukti mobil," kata Kapolres Timur Komisaris besar Agung Budijono, Kamis (11/2/2016).
Kasus ini bermula dari para pelaku berpura-pura ingin membeli mobil Nisan Grand Livina yang diiklankan Deddy di OLX.
"Dan mengajak korban melakukan test drive dengan upaya menguasai barang dengan tindakan kekerasan sampai membunuh korban," kata Agung.
Setelah mengeksekusi Deddy, dia dibuang ke pinggir kali. Ketika pertamakali ditemukan saksi mata, Deddy dalam keadaan terikat. Mukanya ditutup memakai kain tempat bungkus helm.
Di wajah dan tubuh lelaki tersebut juga ditemukan banyak luka akibat hantaman benda tumpul dan benda tajam.
Selain menangkap ketiga pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa kunci inggris, lakban, dan mobil Grand Livina nomor polisi B 3689 IP.
Agung mengatakan ketiga pelaku merupakan pengangguran. Mereka dikenakan Pasal 365 dan Pasal 338 KUHP.
Agar kasus serupa tak terulang, bagi masyarakat yang mengiklankan mobil di media online, harus hati-hati kalau calon pembeli ingin test drive.
"Harus betul-betul melakukan pengamanan," kata Agung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat