Riset Indonesia Corruption Watch menemukan ada lima modus yang dilakukan tersangka korupsi terbanyak yang terjadi sepanjang tahun 2015.
Modus yang paling banyak dipakai adalah penyalahgunaan anggaran yang totalnya mencapai 134 kasus.
Modus terbanyak selanjutnya ialah penggelapan yang jumlahnya tercatat 107 kasus.
Modus selanjutnya ialah mark up yang jumlahnya mencapai 104 kasus.
Berikutnya modus penyalahgunaan wewenang yang jumlahnya mencapai 102 kasus.
Dan yang terakhir adalah modus proyek fiktif yang mencapai 20 kasus.
Menurut statistik sepanjang 2010 sampai 2015, tren modus penyalahgunaan anggaran naik signifikan. Demikian juga modus penggelapan yang cenderung naik, modus mark up cenderung stagnan, modus penyalahgunaan wewenang naik signifikan. Hanya modus proyek fiktif yang cenderung menurun.
Statistik ICW menunjukan bahwa Indonesia masih jauh dari tujuan menjadi negara bebas korupsi. ICW menegaskan statistiknya hanya kasus yang masuk ke tahap penyidikan. Dengan kata lain, masih banyak kasus korupsi yang tersembunyi. (Meg Phillips)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan