Suara.com - Juara dunia MotoGP musim lalu, Jorge Lorenzo, tak peduli jika hubungannya dengan rekan setimnya di Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tak berjalan baik. Baginya, dalam dunia olahraga, khususnya di arena balap, setiap orang berjuang untuk diri masing-masing.
"Anda tidak butuh hubungan baik dengan Valentino untuk memastikan semuanya berjalan lancar," tegas Lorenzo. "Di arena balap, setiap pembalap mencoba mengalahkan semua pesaing, termasuk rekan sendiri."
Hubungan Lorenzo dan Rossi sendiri isunya mengalami pasang surut. Contohnya seperti kejadian musim lalu, dimana keduanya sempat terlibat "perang dingin" menyusul perebutan trofi juara dunia ajang balap motor terkemuka di dunia tersebut.
Seperti diketahui, Rossi sempat "menuding" kesuksesan Lorenzo raih trofi juara dunia tak lepas dari "bantuan" Marc Marquez. Rossi menuduh jika Lorenzo dan Marquez "bekerja sama" untuk menjegal dia yang saat itu masih memimpin klasemen sementara MotoGP jadi juara dunia.
Bahkan, Rossi beberapa waktu lalu menyatakan hubungannya dengan Marquez tak akan lagi berjalan lancar. Dia mengaku masih belum memaafkan dan melupakan kejadian yang melibatkan keduanya di musim lalu. (Tutto Motori)
Berita Terkait
-
Jorge Lorenzo Ungkap Nama-nama Jagoannya di MotoGP 2026
-
4 Pembalap Ini Jadi Jagoan Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2026
-
Makin Berkembang, Jorge Lorenzo Klaim Aprillia Bisa Bersaing dengan Ducati
-
Kembali ke Mandalika, Jorge Lorenzo Bicara Tentang Kecepatan, Strategi, dan Hidup Setelah MotoGP
-
Anak Didik Valentino Rossi Sebut MotoGP Mandalika Sebagai Kandangnya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia