Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Thaha mengungkapkan bahwa Gerhana Matahari Total akan terlihat di sebagian besar kota-kota di Provinsi Jambi pada 9 Maret mendatang.
Kasi Data dan Informasi BMKG Jambi, Kurnia Ningsih di Jambi Kamis (25/2/2016), mengatakan, Gerhana Matahari Total (GMT) dapat teramati dari Jambi dan sebagian besar kota-kota di provinsi ini akan mengalami gerhana matahari dengan magnitudo terentang antara 0,954 di Kuala Tungkal hingga 0,993 di Bangko.
Kota Singkut dan Sarolangun merupakan kota yang terlewati jalur totallitas dengan magnitudo gerhana sebesar 1,007 dengan durasi totalitas di kota adalah satu menit 38,1 detik.
Kontak pertama Gerhana Matahari Total terjadi hampir di seluruh kota di Jambi, namun di Siulak dan Sungai Penuh data kontak pertamanya tidak ditampilkan karena matahari masih belum terbit di kota tersebut.
Pada saat matahari terbit, gerhana sudah berlangsung meskipun belum mencapai puncaknya. Kontak kedua dan ketiga dapat teramati di Singkut dan Sarolangun. Sedangkan di kota lainnya data tersebut tidak tampil dikarenakan gerhana yang teramati adalah gerhana matahari sebagian.
Secara umum, gerhana di Jambi akan dimulai pada pukul 06,21 WIB, puncak gerhana terjadi pada pukul 07.22 WIB dan gerhana akan berakhir pada pukul 08.29 WIB. Durasi gerhana yang teramati di Jambi rata-rata adalah dua jam delapan menit dengan durasi paling lama terjadi gerhana adalah di kota Muara Sabak yaitu dua jam 10 menit.
Namun dalam realiasinya durasi gerhana yang akan teramati di Siulak dan Sungai Penuh akan kurang dari waktu tersebut. Hal ini mengingat waktu kontak awal gerhana terjadi sebelum matahari terbit di kedua kota tersebut.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT