Suara.com - Ketinggian permukaan air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, mengalami peningkatan menjadi siaga tiga, Jumat (4/3/2016) malam.
"Pukul 20.56 WIB ketinggian air bertahan 140 cm, siaga tiga," kata Kepala Pengawas Bendung Katulampa Andi Sudirman Jumat malam.
Andi mengatakan ketinggian air di Bendung Katulampe meningkat setelah hujan deras mengguyur kawasan Puncak, sejak petang. Pukul 17.30 WIB permukaan Sungai Ciliwung meningkat 80 cm, petugas memberlakukan siaga empat.
Hujan yang turun merata di wilayah Puncak, menyebabkan kenaikan air di Bendung Katulampa berlangsung cepat. Pukul 18.35 WIB air naik ke status siaga tiga banjir yakni 120 cm.
"Pukul 19.00 WIB ketinggian bertambah menjadi 150 cm, status siaga dua," kata Andi.
Seiring menurunnya intensitas hujan di kawasan Puncak, ketinggian air di Bendung Katulampa berangsung surut. Pukul 20.34 WIB ketinggi bertahan di level 145 cm atau masih siaga tiga.
Andi memprediksikan, ketinggian air di Bendung Katulampa akan berangsur surut hingga malam nanti. Namun, masyarakat tetap dihimbau untuk waspada dengan kenaikan Sungai Ciliwung secara tiba-tiba di kawasan hilir.
Diperkirakan air dengan debit 216.674 liter kubik akan tiba di wilayah hilir Jakarta dalam hitungan 12 jam.
Hingga berita ini diturunkan, kawasan Puncak masih diguyur hujan ringan. Begitu juga dengan kawasan Kota Bogor, masih terjadi gerimis. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat