Suara.com - Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia memberikan bantuan hibah Rp3,9 miliar kepada sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Indonesia.
"Pada hari ini, telah diselenggarakan upacara penandatangan kontrak pemberian hibah terkait sebuah proyek kerja sama lembaga swadaya masyarakat (LSM) Jepang antara Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki dan perwakilan dari kantor Oisca di Indonesia Yutaka Nakagaki," kata Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia dalam keterangan tertulis, Jumat (4/3/2016).
Proyek tersebut disebut 'Proyek Peningkatan dan Perbaikan Kehidupan Daerah melalui Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga'. Bantuan hibah itu senilai Rp3.986.929.185. Hibah diterima LSM Oisca untuk digunakan dalam memberdayakan masyarakat di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
Bantuan hibah kerja sama dengan LSM Jepang merupakan sistem pemberian dana oleh pemerintah Jepang kepada LSM Jepang yang memiliki proyek pengembangan ekonomi dan sosial di negara atau daerah berkembang. Proyek itu bertujuan untuk memberikan pengetahuan teknik untuk menghasilkan produk pertanian dan olahan.
Warga diharapkan mendapat pengetahuan untuk memperbaiki kehidupan, mendapatkan ilmu untuk mengembangkan dan menjual produk pertanian dan olahan, menumbuhkan lembaga korporasi serta memberdayakan ibu rumah tangga.
Proyek itu akan menyasar sebanyak 1.980 warga yang terdiri dari 300 ibu rumah tangga dari lima desa di Kecamatan Cikembar berserta keluarganya, 30 anggota lembaga korporasi beserta keluarganya.
Mereka akan mendapatkan pengetahuan untuk meningkatkan taraf hidup, mengetahui teknik menghasilkan produk pertanian dan mengolah makanan sehingga kehidupan masyarakat daerah itu dapat diperbaiki dan pendapatan mereka dapat ditingkatkan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK