Suara.com - Pemerintah Jepang menghibahkan dana senilai hampir Rp1 miliar kepada Universitas Dharma Persada untuk membiayai pengadaan peralatan laboratorium multimedia.
Bantuan hibah kebudayaan ini untuk pengadaan peralatan laboratorium multimedia guna meningkatkan kemampuan dan pendidikan bahasa Jepang di Universitas Dharma Persada, kata Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki pada penandatanganan kontrak hibah itu di Kantor Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, Rabu (27/1).
Bantuan yang diberikan tepatnya sebesar 8.500.000 yen atau sekitar Rp999.658.000 dengan nama proyek Pengadaan Peralatan Laboratorium Multimedia Bahasa Universitas Dharma Persada.
"Universitas Dharma Persada didirikan oleh para alumni dari Jepang dan satu-satunya di dunia, dan kami senang bisa membantu universitas ini," tuturnya.
Ia berharap, dengan peralatan tersebut, kemampuan bahasa Jepang para mahasiswa jurusan studi Jepang dapat semakin meningkat, dan kampus itu dapat berkembang menjadi pusat pendidikan bahasa Jepang.
Rektor Universitas Dharma Persada Dadang Solihin mengatakan hibah tersebut berupa peralatan laboratorium multimedia bahasa Jepang, misalnya komputer, alat pendengar, penampil kristal cair (LCD).
"Kami melihat ada kebutuhan karena kalau peralatan ini akan habis dimakan waktu jadi perlu ada peralatan yang baru lagi," katanya.
Ia mengatakan saat ini ada 4.000 mahasiswa yang belajar di Universitas Dharma Persada, sementara sekitar 1.500-2.000 mahasiswa yang khusus belajar Sastra Jepang.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah berbentuk peralatan laboratorium multimedia bahasa. Semoga kerja sama ini makin lama makin baik dan kami berusaha semaksimalnya untuk memanfaatkan dan mengembangkan fasilitas ini untuk pembelajaran bahasa Jepang di Indonesia," tuturnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal