Suara.com - Utusan Presiden untuk Timur Tengah dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Alwi Shihab mengatakan negara-negara OKI harus berupaya membuka mata dunia soal kekejaman Israel terhadap Palestina.
"Tentu OKI berupaya untuk membuka mata dunia soal kekejaman Israel terhadap Palestina. Ini kesempatan untuk menyuarakan ini," kata Alwi seusai menjadi pembicara pengajian di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (4/3/2016) malam.
Menurut dia, Israel telah melakukan pelanggaran terhadap norma kemanusiaan dengan perlakuannya terhadap Palestina.
"Konferensi Tingkat Tinggi OKI ini mungkin kesempatan baik untuk kita menyampaikan kepada dunia secara bersama-sama dari anggota OKI," katanya.
KTT OKI akan digelar di Jakarta awal Maret. Pertemuan delegasi lintas negara-negara Muslim ini akan lebih banyak menyangkut pembahasan nasib Palestina yang belakangan mulai tertelan isu lain seperti Arab Spring.
Salah satu pekerjaan rumah besar bagi anggota OKI adalah persoalan kesamaan visi negara-negara Islam. Persoalan lainnya adalah adanya perpecahan di dalam otoritas Palestina, yaitu Fatah dan Hamas.
"Tentu ada imbauan agar kedua kelompok di dalam Palestina ini supaya bisa menahan diri. Jadi, jangan umat Islam lain memperjuangkan Palestina, tetapi mereka itu sendiri tidak menunjukkan keseriusan untuk bersatu," katanya.
"Kita juga harus berusaha jangan sampai Israel melakukan pengusiran terhadap warga Palestina," tutupnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!
-
Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan
-
KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus
-
Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi
-
Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang
-
Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan
-
Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli
-
Jakarta Janjikan Kawasan Pedestrian Modern Bebas Genangan di Rasuna Said
-
Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah