Suara.com - Seorang warga meninggal setelah terbawa arus air saat bencana banjir bandang melanda Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dadi Djakaria mengatakan korban Memed (75) warga Kampung Cimasuk, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, terbawa arus setelah terpeleset ke selokan.
"Korban atas nama Memed sebelumnya terpeleset ke dalam selokan saat terjadi banjir," kata Dadi.
Ia menuturkan korban sempat terbawa arus banjir sejauh satu kilometer, kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Pihak keluarga korban, kata Dadi, telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah untuk selanjutnya korban dimakamkan.
"Korban pun akan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tak jauh dari rumahnya," katanya.
Dadi menyampaikan bencana banjir itu disebabkan hujan deras mengguyur sejumlah daerah di Garut, bahkan menyebabkan air sungai meluap.
Banjir juga, kata dia, merendam ratusan rumah penduduk di Kecamatan Garut Kota dengan ketinggian air sekitar 1,5 meter.
"Tadi siang hujannya memang lebat, akibatnya terjadi banjir bandang," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya