Suara.com - Di hadapan warga Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (6/3/2016) malam, musisi Ahmad Dhani menyindir kebijakan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Dhani yang sedang bersiap untuk maju ke bursa pilkada Jakarta itu menyindir kebijakan Ahok ketika menutup tempat prositusi Kalijodo dan kasus limbah kabel di gorong-gorong Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dengan melibatkan kekuatan militer.
"Cara saya dengan incumbent kan nggak sama. Masa TNI ngurusin PSK? Masa TNI ngurusin got?" kata Dhani.
Pentolan grup band Dewa 19 mengatakan kalau nanti terpilih menjadi gubernur, tidak akan melibatkan TNI dalam menangani masyarakat.
"Kalau saya, dalam mengusir Kalijodo, saya tak akan melibatkan hal-hal yang berbau pamer kekuatan. Saya yang dekat dengan keluarga TNI, agak gimana gitu," kata Dhani.
Blusukan malam-malam yang dilakukan pentolan grup band Dewa 19 ini terkait dengan rencananya ikut maju ke bursa calon gubernur Jakarta.
Dhani tiba di lokasi tersebut sekitar jam pukul 19.50 WIB. Dia didampingi beberapa artis dari Republik Cinta Management. Kedatangan mereka langsung disambut warga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini