Suara.com - Lima orang pendaki yang tersesat di Gunung Marapi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah ditemukan oleh tim evakuasi pada Senin (7/3/2016) pagi.
"Para pendaki ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB dalam keadaan sehat, karena mereka memiliki perlengkapan yang memadai saat melakukan pendakian," kata anggota Palang Merah Indonesia (PMI), Jais, saat dikonfirmasi dari Bukittinggi, Senin.
Ia menyebutkan tim evakuasi yang terdiri atas masyarakat sekitar lokasi, anggota TNI dan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam dan PMI Kabupaten Agam, menemukan para pendaki tersebut di sekitar daerah Kayu Sembilan.
"Saat ini tim evakuasi dan para pendaki sedang dalam perjalanan, bila kondisi cuaca tetap cerah atau mendukung seperti saat ini, diperkirakan akan sampai di bawah sekitar pukul 13.00 WIB," imbuh Jais.
Menurutnya, para pendaki tersebut tersesat lantaran melewati jalan yang tidak biasa digunakan dalam pendakian di gunung tersebut.
"Biasanya pendaki menggunakan jalur dari Koto Baru, sementara mereka naik dari daerah Badorai," tambah Jais. (Antara)
Sementara itu, Camat Sungai Pua, Handria Asmi mengatakan, kelima pendaki tersebut berangkat pada Sabtu (5/3) malam pukul 21.00 WIB.
"Para pendaki itu merupakan siswa yang bersekolah di Sungai Pua. Tiga di antaranya adalah warga Sungai Pua atas nama Abdul, Sarif dan Fidhel, satu dari Payakumbuh bernama Fikri dan satu dari Canduang bernama Isnan," jelasnya.
Ia menyebutkan, kabar tersesatnya para pendaki tersebut berawal saat seorang dari pendaki menghubungi keluarga menggunakan telepon genggam pada Minggu (5/3) pukul 13.00 WIB.
"Dari informasi itu, kami langsung membentuk dua tim yang berangkat pada sore dan pagi hari untuk mencari dan menyelamatkan mereka," lanjutnya.
Ia menambahkan, karena komunikasi masih dapat dilakukan dengan para pendaki, tim dapat dengan segera menemukan mereka.
"Sekarang sedang dalam perjalanan, diperkirakan pukul 13.00 WIB akan sampai di posko pendakian Marapi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung