Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault di Jakarta, Jumat (9/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga yang digadang-gadang bakal menjadi calon Gubernur DKI Jakarta, Adhyaksa Dault menjelaskan empat syarat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Empat syarat tersebut diberi nama olehnya dengan sebutan 4 A.
"A yang pertama itu Aset. Aset bukan cuma benda, tapi kemampuan juga," kata Adhyaksa dalam acara Silaturahim di Kediamannya di Jalan Pengadegan Selatan Pancoran, Jakarta Selatan, Senin(7/3/2016).
Selain Aset, syarat kedua yang harus dimiliki oleh seseorang Gubenur DKI Jakarta adalah adanya jaringan atau akses. Yang mana akses tersebut diartikan, seorang pemimpin harus bisa berkomunikasi secara baik kepada para stakeholder. Bukan malah menebar kebencian antar pihak.
"Yang ketiga Accept. Dia bisa diterima gak? Kalau dia punya Aset Akses tapi gak diterima ya omongannya percuma," kata Adhyaksa.
Sementara A yang keempat menurut Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tersebut tidak diberitahukannya. Dia malah bercanda bahwa A yang terakhir yang dimaksudkannya adalah Adhyaksa Dault.
"A keempat Adhyaksa Dault," katanya yang langsung disambut oleh gelak tawa para awak media.
Komentar
Berita Terkait
-
Syifa Hadju Siapanya Adhyaksa Dault? Ternyata Masih Satu Keluarga dengan Mantan Menpora
-
Daftar Menpora dari Masa ke Masa, Erick Thohir Patahkan Budaya Berkumis
-
Segini Harta Kekayaan Airin Rachmi Diany, Kini Kalah di Pilgub Banten
-
Apa Agama Bobby Nasution? Calon Gubernur Sumut yang Unggul di Pilgubsu 2024
-
Sederet Pesona Sherly Tjoanda, Cagub Maluku Utara yang Visioner
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?