Suara.com - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menyelidiki tewasnya seorang lelaki berusia 53 tahun berinisial JS. JS melompat dari lantai lima sebuah hotel di ibu kota Provinsi Riau, Senin (7/3/2016).
"Kita telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan anggota keluarga terkait tindakan korban," kata Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono di Pekanbaru, Senin sore.
Ia mengatakan dari keterangan sejumlah saksi JS tewas setelah nekat melompat dari lantai lima Hotel Furaya sekitar pukul 11.30 WIB, setelah sebelumnya terlihat mondar-mandir di pinggiran Balkon.
"Dari keterangan saksi juga diketahui bahwa JS awalnya berniat untuk spa di TKP," ujarnya.
Dari lokasi spa di lantai dua, korban justru tidak kunjung memasuki ruangan yang telah disediakan. "Korban terlihat mondar-mandir hingga akhirnya ditemukan di lantai lima," jelasnya.
Putut mengatakan, sesaat sebelum korban terjun bebas, seorang karyawan hotel sempat melihat korban di pinggiran Balkon. "Antara korban dan karyawan sempat berkomunikasi. Korban meminta agar karyawan tersebut jangan mendekat, atau dia melompat," ujarnya.
Seketika karyawan tersebut langsung menghubungi petugas keamanan dan mencoba membujuk korban agar menghentikan niatnya. Namun korban justru nekat melompat meski karyawan dan sekuriti telah berusaha meraih tangan korban.
Korban sendiri sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong lantaran luka parah di bagian kepala.
Menurut Putut, dari keterangan keluarga korban, JS nekat mengakhiri nyawanya karena sakit menahun yang diderita. "JS diduga stres akibat sakit yang dideritanya itu," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran
-
Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami
-
Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini
-
KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji