Hamdi Muluk, Guru Besar Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI), menanggapi dinamika pertarungan politik menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Hamdi menilai, Ahok berpeluang menang dalam kontestasi politik yang akan datang.
"Kita bisa melihat dari beberapa hasil survey, ahok memiliki elektabilitas yang tinggi dibanding beberapa calon kandidat yang lain," Kata Hamdi saat ditemui di Hotel Aryaduta, jalan Prapatan No. 44-48, Menteng, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Adapun beberapa nama calon kandidat lain yang sudah muncul, menurut Hamdi, berpeluang kecil untuk menang melawan Ahok.
"Tokoh seperti Yusril, Adhiyaksa, sebenarnya sudah tidak cocok untuk maju jadi calon gubernur DKI, secara umur, sekarang sudah bukan zaman mereka lagi, peluangnya sangat tipis," Lanjut Hamdi.
Hamdi sendiri menilai, hanya ada beberapa orang yang bisa menyaingi Ahok, tapi orang-orang tersebut telah memutuskan untuk tidak maju di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
"Ada beberapa orang yang bisa menyaingi Ahok, yaitu Ridwan Kamil, Ganjar, Yoyok Pranowo, mereka adalah orang-orang yang berhasil membangun daerahnya, tapi mereka sudah memutuskan untuk tidak maju," Terang Hamdi. (Dian Rosmala)
Berita Terkait
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat