Suara.com - Kini, anggota Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, sudah menahan tersangka mucikari Thoriq Sulistyo (50).
Kepada petugas, duda tersebut mengaku menawarkan anak-anak perempuan di bawah umum kepada para lelaki hidung belang dengan tarif bervariasi, mulai dari Rp200 ribu sampai Rp400 ribu, untuk sekali ngamar.
Kapolsek Jagakarsa Komisaris Polisi Sri Bhayangkari mengatakan uang hasil kegiatan prostitusi tersebut nanti akan dibagi menjadi dua antara Thoriq dan ABG.
Thoriq menyediakan tempat eksekusi di warung kopi yang terletak di Jalan Timbul IV, RT 8, RW 3, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Sri mengatakan penangkapan Thoriq berawal dari laporan warga sekitar yang selama ini merasa curiga dengan kegiatan di warung kopi.
Polisi kemudian melakukan penggerebekan pada Kamis (18/2/2016) pukul 22.00 WIB.
Thoriq ketika itu diamankan bersama dua ABG.
Ada 15 anak perempuan di bawah umur yang dieksploitasi oleh Thoriq.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 76i dan Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak.
"Atas tindakannya ini, pelaku terancam kurungan selama 10 tahun, dan denda 200 juta rupiah," kata Sri.
Thorig mengaku mencari ABG dengan mengaku sebagai informan polisi.
"Dia (pelaku), mengaku sebagai informan polisi, kemudian mengancam korbannya sehingga para korban, mau mengikuti semua keinginan dia," kata Sri. (Dian Rosmala)
Tag
Berita Terkait
-
Sebelum Jual ABG ke Pria Hidung Belang, Mucikari Ini Gagahi Dulu
-
Mucikari Ditangkap Bareng Dua ABG, Ada Kondom dan Tespack di TKP
-
Kasus Daeng Aziz akan Dilimpahkan Polres Jakut ke Polda Metro
-
Ini Kata Kapolda Soal Daeng Aziz Jadi Tersangka Pencurian Listrik
-
Polda Metro Amankan Seorang Mucikari di Kalijodo
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara