Suara.com - Pasukan keamanan Pantai Gading mengkalim pihaknya telah menangkap 6 orang terduga teroris menyusul peristiwa penembakan di Resor Grand Bassam. Pernyataan ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Pantai Gading Hamed Bakayoko dalam wawancara dengan televisi lokal.
"Tiga Hotel di Grand Bassam diserang oleh orang bersenjata. Pasukan keamanan segera bertindak dan menangkap 6 teroris. Operasi pengamana masih terus dilakukan," kata Hamed seperti dikutip laman Reuters.
Presiden Ouattara mengatakan 16 orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat serangan ini. Empatbelas korban merupakan warga sipil dan dua tentara.
Sebelumnya diberitakan, Setidaknya 12 orang tewas dalam aksi penembakan di kawasan Resor Grand Bassam di Abidjan, Pantai Gading, Minggu (13/3/2016) waktu setempat. Empat korban meninggal diantaranya adalah turis asal Eropa.
"Saat ini total korban tewas berjumlah 12 orang, termasuk 4 orang asal Eropa. Kami masih belum tahu apakah ada korban lainnya. Kami sedang melakukan operasi untuk mengungkap peristiwa tersebut," kata seorang petugas keamanan Pantai Gading seperti dilansir laman Reuters.
Menurut saksi mata yang berada di lokasi kejadian, pelaku berjumlah sekitar 4 orang dan menggunakan penutup wajah. Mereka mereka menyerbu dan menembakkan senjata laras panjang jenis Kalashnikov dengan membabi buta ke arah pengunjung Grand Bassam.
"Sejumlah orang dengan senjata Kalashnikov menembak ke arah orang-orang yang sedang berada di pantai. Kami berhasil mengevakuasi 2 korban," kata seorang staf Hotel Koral yang berada tak jauh dari lokasi penembakan.
Tag
Berita Terkait
-
Lolos Dramatis, Norwegia Siap Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia
-
Kata-kata Amad Diallo Pantai Gading Tersingkir di Piala Dunia 2026: Pelajaran Mahal
-
Pantai Gading Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Akibat Lengah di Menit Akhir
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim