Suara.com - Pihak Istana Kepresidenan di Istana Bogor bisa memahami rencana Pemerintah Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat yang akan segera memberlakukan lalu lintas sistem satu arah (SSA) di jalan protokol sekitar Kebun Raya, guna mengurai kemacetan dan mempersingkat waktu tempuh.
"Kami sudah melaporkan dan melakukan rapat koordinasi dengan pihak Kepala Rumah Tangga Istana Kepresidenan, dan pihak istana bisa memahami rencana tersebut," kata Sekertaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat di Bogor, Minggu malam (13/3/2016).
Ade Sarip Hidayat selaku Ketua Tim Sosialisasi penerapan SSA Kota Bogor mengatakan hal itu ketika menjawab pertanyaan wartawan, pada sosialisasi lanjutan rencana uji coba dan penerapan kebijakan lalu lintas SSA di sekitar Kebun Raya Bogor tersebut.
Pada sosialisasi itu, Sekda Kota Bogor didampingi sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala Bagian Humas, Encep Moh Ali Alhamidi, Kepala DLLAJ Kota Bogor, Ahsin Prasetyo, Kasi Operasi dan Pengendalian Pol PP, Dimas, Direktur Operasional PD Pasar Pakuan Jaya, Suheri, dan Camat Bogor Tengah, Rachmawati.
Menurut Sekda, uji coba penerapan SSA di jalan protokol di lingkungan Istana Bogor itu juga tidak akan mengganggu kegiatan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), apa lagi dalam enam bulan ke depan sedang dilakukan renovasi bangunan di Istana Bogor.
"Kami sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak Kepala Rumah Tangga Istana Kepresidenan," katanya.
Jalur Media dan Pendidikan Pada kesempatan itu, Sekda Kota Bogor Ade Sarip menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan uji coba penerapan SSA tersebut selama empat hari, yakni pada tanggal 1 sampai dengan 4 April 2016.
Uji coba empat hari itu karena pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu merupakan hari-hari padat lalu lintas, di mana pada akhir pekan Kota Bogor banyak tamu wisatawan, sedangkan hari Senin adalah hari di mana para pegawai dan anak sekolah sedang sibuk beraktivitas di awal pekan.
"Setelah uji coba selama empat hari, akan kita evaluasi apa yang menjadi kekurangan untuk segera diperbaiki, dan kami optimistis program ini bisa diterapkan untuk selanjutnya," katanya.
Guna mendukung kelancaran dan keamanan uji coba itu, katanya lebih lanjut, pihaknya melalui dinas terkait, baik Dinas Perhubungan, Pol PP, DLLAJ, Dinas Pasar, dan lainnya telah menyiagakan lebih dari 200 aparat keamanan, yang akan ditepatkan di sedikitnya 16 titik.
Jalan-jalan protokol yang akan menjadi rute lalu lintas satu arah di sekitar Kebun Raya Bogor adalah jalan Oto Iskandardinata (Otista), jalan Juanda, dan jalan Jalak Harupat, kecuali Jalan Raya Pajajaran yang tetap diberlakukan dua arah.
Upaya lainnya guna mensukseskan uji coba SSA itu, kata Ade Sarip lebih lanjut, pihak Pemerintah Kota Bogor terus melakukan tahapan sosialisasi, antara lain melalui media massa baik cetak, elektronik, mapun online, serta langsung kepada masyarakat serta melalui bantuan para kepala sekolah dan guru.
"Kami sudah megundang dan bertemu dengan sebanyak 161 kepala sekolah SD, dan 167 kepala sekolah SMP, SMA, dan SMK. Para kepala sekolah itu diharapkan membantu memberikan penjelasan kepada para guru, lalu guru kepada anak murid, dan murid kepada para orang tua serta masyarakat," katanya.
"Dua institusi, yakni Media Massa dan melalui jalur pendidikan (para kepala sekolah dan guru) inilah yang kami nilai paling tepat dan memiliki peran yang sangat besar dan harapkan bisa membantu mensosialisasikan program SSA ini kepada masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, segera memberlakukan lalu lintas sistem satu arah (SSA) Kebun Raya pada 1 April 2016, yang diyakini dapat mengurai kemacetan dan mempersingkat waktu tempuh.
"Jika dihitung, rute panjang dalam sistem satu arah akan lebih menyingkat waktu karena tidak macet daripada rute dekat tetapi menghabiskan waktu," kata Kepala Bidang Lalu Lintas DLLAJ Kota Bogor, Agus Suprapto.
Jalan Juanda Kota Bogor yang tadinya dua arah menjadi satu arah (searah jarum jam) dari Jalan Otista menuju Jalak Harupat.
Selain ada sebanyak 13 trayek kendaraan angkutan kota (angkot) yang akan mengalami penyesuaian rute, melui penerapan SSA itu juga dilakukan penataan atau pemindahan lokasi berjualan para pedagang kaki lima (PKL), baik yang berjualan pada siang hari maupun malam hari di "Kota Hujan" tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Atap Stadion Pakansari Rusak Dihantam Angin Kencang
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya