Suara.com - Sampai siang ini, Senin (14/3/2016), Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, masih mendalami adanya laporan seorang balita bernama Kimora alias Kimmy (2), warga Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, yang diduga diculik.
"Ini masih kami cek. Anggota masih kumpulkan informasi," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pondok Aren Inspektur Polisi Satu Agung S. kepada Suara.com.
Agung belum mau merinci kasus tersebut, termasuk siapa orang yang membawa Kimmy.
"Ya orang serumahlah," kata Agung.
Agung belum mau merinci kasus tersebut karena sekarang sedang dalam pendalaman dan dikhawatirkan orang yang membawa Kimmy kabur semakin jauh.
"Kami selesaikan dululah," kata dia.
Agung mengatakan kalau nanti kasusnya sudah terang benderang, baru akan memberikan keterangan pers secara gamblang.
Informasi ini pertamakali muncul melalui pesan berantai di aplikasi Whatsapp lengkap dengan nomor telpon anggota keluarga korban. Menurut pesan yang menyebar, Kimmy merupakan adik sepupu pegawai Kementerian Luar Negeri. Keluarga meminta siapapun yang mengetahui keberadaan Kimmy segera menghubungi mereka.
Anggota keluarga Kimmy membenarkan informasi tersebut ketika dihubungi Suara.com. Tetapi tidak mau memberikan penjelasan secara rinci karena kasus ini sedang dalam penanganan pihak berwajib. Dia yakin polisi bisa segera mengungkapnya.
Tag
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?