Suara.com - Ratna Sarumpaet mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ratna pernah menyebut kalau Ahok bisa 'membeli' Komisi Pemberantasan Korupsi, Polisi dan tentara.
Menanggapi hal itu, Ahok santai. Dia malah berterima kasih kepada Ratna Sarumpaet lantaran dianggap bisa membeli tiga lembaga pemerintah.
"Itu mah saya pikir (biarin aja dia mau ngomong apa), saya terima kasih dengan Ratna Sarumpaet ya, dia anggap Ahok hebat banget, kaya banget," ujar Ahok usai menghadiri acara di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2016).
Selain berterima kasih, disi lain mantan Bupati Belitung Timur ini kasihan terhadap Ratna Sarumpaet yang tidak mengerti persoalan di Ibu Kota. Namun berani berkomentar keras.
"Yang kedua saya mau kasihan sama dia, dia menfitnah, dari dulu juga nggak dukung gue, ngoceh-ngoceh doang," katanya.
Diketahui, saat menjadi salah satu pembicara di acara "Jakarta Tanpa Ahok" yang diselenggarakan di Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan, Jumat (11/3/2016) lalu. Ratna menyebut Ahok merupakan pemimpin yang mampu membeli siapapun dan menindak siapa saja lantaran kapasitasnya sebagi pemimpin.
"Ahok bisa beli apa saja, dia sudah beli tentara, dia beli kepolisian, dia beli KPK," kata Ratna beberapa hari lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara