Suara.com - Petenis Prancis, Kristina Mladenovic, mengkritik pedas penggunaan meldonium yang digunakan Maria Sharapova. Seperti diketahui, Sharapova dinyatakan positif menggunakan meldonium dalam pertandingan di grand slam Australia Terbuka, Januari lalu.
Dalam aturan terbarunya pihak Federasi Tenis Internasional (ITF) menggolongkan meldonium dalam zat terlarang yang termasuk ke dalam doping. ITF mengklaim telah mensosialisasikan larangan tersebut sejak Desember tahun lalu.
Sharapova menjelaskan dia telah mengkonsumsi obat tersebut selama 10 tahun terakhir dan mengklaim digunakan untuk memerangi gejala flu dan mengurangi risiko diabetes, yang mengidap keturunan dari keluarganya.
Petenis cantik asal Rusia itu juga membantah telah diperingatkan lima kali tentang pelarangan meldonium. Dia telah lakukan bantahan itu pada, Minggu (13/3/2016), melalui akun media sosial Facebook-nya.
Meski demikian, Mladenovic tetap tak percaya dengan bantahan yang dilakukan mantan petenis tunggal putri nomor satu dunia tersebut. Mladenovic bahkan "menyerukan" pencopotan semua gelar yang pernah diraih Sharapova selama kariernya.
"Semua petenis mengatakan dia penipu," ujar Mladenovic kepada surat kabar Prancis, Le Parisien. "Kalian juga pasti ragu dan berpikir dia tak layak meraih semua gelar yang telah diraihnya hingga saat ini."
"Saya sendiri sangat khawatir dan berpikir 10 kali lipat jika mengkonsumsi aspirin. Dia mengkonsumsi obat itu selama 10 tahun dan itu obat yang serius. Dia telah bermain dengan aturan dan pikirannya. Bagi saya itu mengecewakan. Saya tidak suka mentalitas untuk menjadi yang terbaik, maka harus bermain dengan aturan," pungkas Mladenovic. (ABC)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi